Showing posts with label Islamku. Show all posts
Showing posts with label Islamku. Show all posts

Saturday, 13 August 2011

Jabar Tsur, dan Gua Penyelamat Sang Nabi


Jabar Tsur, dan Gua Penyelamat Sang Nabi
Pada waktu itu tahun 622 Masehi, Rasulullah Muhammad SAW berniat hirah ke kota Madinah untuk mencari tempat baru bagi penyebaran Islam yang lebih kondunsif. Namun, kaum kafir Quraisy yang tak menginginkan ajaran Muhammad menyebar ke luar Mekkah, melakukan pengejaran untuk menghalangi niat Rasulullah.
Dalam kondisi terdesak, Rasulullah dan Abu Bakar memilih Gua Tsur atas petunjuk yang diberikan Allah SWT melalui malaikat Jibril. Di Gua yang berada di Jabal Tsur yang tandus itulah Rasulullah dan Abu Bakar berlindung selama tiga hari tiga amalam.
Upaya pengejaran kaum kafir Quraisy tak melanjutkan mengejar ke dalam gua. Mereka berpandangan, tak mungkin ada orang yang sebelumnya masuk tanpa merusak sarang laba-laba dan membuat burung merpati terbang dari sarangnya. Dengan logika itu, kaum kafir berhenti melakukan pengejaran dan kembali ke kota Makkah.
Peristiwa pertolongan di Jabal Tsur serta persembunyian Rasulullah Muhammad SAW dan Abu Bakar diabadikan melalui firman Allah SWT dalam Surat At-Taubah ayat 40. Ayat itu berbunyi :”Bila kamu tidak mau menolong Rasul, maka Allah telah menjamin menolongnya ketika orang-orang kafir mengusirnya berdua dengan sahabatnya.”
Ketika berdua berada di dalam gua, dia berkata kepada sahabatnya.”Janganlah engkau berduka cita, karena Allah SWT bersama kita”. Lalu Allah SWT menurunkan ketenangan hati (kepada Muhammad) dan membantunya dengan dengan pasukan-pasukan yang tiada tampak olehmu. Dijadikan-Nya kepercayaan orang-orang kafir paling rendah dan agama Allah SWT menduduki tempat teratas. Sesungguhnay Allah SWT maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”
Cerita Nabi Muhammad beserta Abu Bakar kemudian menjadi inspirasi banyak orang termasuk judul buku. Istilah yang mendinginkan dan mendamaikan umat yang sedang bersedih dan terjepit dan selalu dirundung duka. Nabi SAW pun mengalami namun tetap memiliki semangat, sebab Allah SWT tetsp bersama dan menemani hamba-Nya.



Perbedaan Nabi dan Rasul


Perbedaan Nabi dan Rasul

Nabi dalam agama islam adalah laki-laki yang diberi oleh Allah wahyu dan tidak wajib disampaikan kepada umatnya. Dikatakan bahwa, jumlah naabi ada 124 orang, sebagaimana disebutkan didalam Muhammad.
Kata “nabi” berasal dari kata naba yang berarti “dari tempat yang tinggi”. Karena itu orang ‘yang di tempat tinggi’ semestinya punya penglihatan ke tempat yang jauh (prediksi masa depan) yang disebut nubuwwah.
Rasul adalah laki-laki yang diperintahkan Allah untuk menyampaikan wahyu kepada kaumnya pada zamannya. Percaya kepada para nabi dan para rasul merupakan Rukun Iman yang keempat dalam Islam.
Para Nabi boleh menyampaikan wahyu yang diterimanya tetapi tidak punya kewajiban atas umat tertentu atau wilayah tertentu. Sementara, kata “rasul” berasal dari kata risala yang berarti penyampaian. Karena itu, para rasul, setelah lebih dulu diangkat sebagai nabi, bertugas menyampaikan wahyu dengan kewajibannya meliputi umat dan wilayah seluruh alam semesta ‘Rahmatan Lil Alamin’.
Al-Qur’an menyebut beberapa orang sebagai nabi. Nabi pertama adalah Adam. Nabi sekaligus rasul terakhir ialah Muhammad yang ditugaskan untuk menyampaikan Islam dan peraturan yang khusus kepada manusia dizamannya sehingga hari kiamat. Isa yang lahir dari perawan Maryam binti Imran juga merupakan seorang nabi.
Selain ke-25 nabi sekaligus rasul, ada juga nabi lainnya seperti dalam kisah Khidir bersama Musa yang tertulis dalam Surah Al-Kahf ayat 66-82. Terdapat juga kisah Uzayr dan Syamsuil. Juga nabi-nabi yang tertulis di Hadits dan Al-Qur’an, seperti Yusya’ bin Nun, Zulqaiman, lys dan Syits.
Dikatakan bahwa nabi dan raul memiliki beberapa kriteria yang harus dipenuhi, diantaranya adalah :
·      Dipilih dan diangkat oleh Allah.
·      Mendapat mendat (wahyu) dari Allah.
·      Bersifat cerdas.
·      Dari umat Bani Adam (manusia).
·      Nabi dan Rasul adalah seorang pria.

Kaligrafi


Kaligrafi
Secara bahasa perkataan kaligrafi merupakan penyederhanaan dari “calligraphy” (kosa kata bahasa Inggris). Kata ini diadopsi dari bahasa Yunani, yang diambil dari kata kallos berarti beauty (Indah) dan graphein : to write (menulis) berarti tulisan atau aksara, yang berarti : tulisan yang indah atau seni tulisan indah. Dalam bahasa Arab kaligrafi disebut khaf yang berarti garis.
Secara istilah dapat diungkapkan , “calligraphy is handwriting as an art, to some calligraphy will mean formal penmanship, distinguish from writing only by its exellents quality” (kaligrafi adalah tulisan tangan sebagai karaya seni, dalam beberapa hal yang dimaksud kaligrafi adalah tulisan formal yang indah, perbedaannya dengan tulisan biasa adalah kualitas keindahannya). Ada juga ungkapan lain, seperti Hakim al-Rum mengatakan  Kaligrafi adalah geometri spiritual dan diekspresikan dengan perangkat fisik. Sementara Hakim al-Arab menuturkan kaligrafi adalah pokok dalam jiwa dan diekspresikan dengan indra indrawi. Batasan-batasan tersebut seiring pula dengan yang diungkapkan oleh Yaqut al-Musta’shimi bahwa kaligrafi adalah geo metri rohaniah yang dilahirkan dengan alat-alat jasmaniah. Sementara Ubaidilllah ibn Abbas mengistilahkan kaligrafi dengan lisan al-yadd atau lidahnya tangan. Dan masih banyak lagi terminologi kaligrafi yang senada lengkap diungkapakan oleh Syaikh Syamsuddin al-Akfani sebagai berikut :
“Kaligrafi adalah suatu ilmu yang memperkenalkan bentuk-bentuk huruf tunggal, letak-letaknya, dan tata cara merangkainya menjadi sebuah tulisan yang tersusun atau apa yang ditulis diatas garis-garis, bagaimana cara menulisnya dan menentukan mana yang tidak perlu ditulis, menggubah ejaan yang perlu digubah dan menentukan cara bagaimana untuk menggubahnya.



Tuesday, 21 June 2011

Hal-hal yang dirindukan di Bulan Ramadhan


Hal-hal yang dirindukan di Bulan Ramadhan
Beberapa minggu yang lalu, aku iseng buat pertanyaan tentang hal-hal apa saja yang dirindukan di bulan Ramadhan di http://www.yahoo.com , dan beberapa jawaban menarik perhatianku. Nah, aku akan merangkum beberapa hal yang sangat dirindukan di Bulan suci Ramadhan yang mungkin dirindukan oleh kamu juga J
1.     Makan Sahur
Makan sahur adalah salah satu dari sekian banyak hal yang sangat dirindukan. Bagaimana tidak ? untuk makan sahur saja kita harus bangun pagi-pagi buta untuk makan sebelum matahari terbit. (kalo makannya sesudah ayam berkokok bukan sahur namanya ! ). Hari-hari awal puasa memang terasa malasnya untuk bangun sepagi itu. Tapi, lama-lama kelamaan entar juga terbiasa kok J
2.    Buka Puasa
Inilah yang ditunggu-tunggu jika seharian sudah berpuasa dan beraktifitas. Ya iyalah, inilah waktu buka puasa. Waktu dibolehkan untuk makan minum dan hal-hal lainnya yang tidak dibolehkan selama berpuasa. Biasanya kalo jam-jam buka puasa akan tiba, orang-orang (tidak semuanya karena sebagian juga mengisi waktu dengan beribadah) akan duduk di depan televisi atau radio atau bahkan berdiri di depan jam dinding guna menunggu jam berbuka tiba. Entah karena takut terlewat jam berbukanya atau karena takut makanan-makanannya akan menghilang sebelum dimakan ? hehehe( tenang kok makanannya ga akan lari kemana-mana kok) J
3.    Shalat Tarawih dan Shalat Witir
Sesudah berbuka puasa dan Shalat Magrib, muslim dan muslimah akan kembali melanjutkan aktifitas selanjutnya yaitu bersiap-siap pergi ke masjid atau mushala untuk Shalat Isya dilanjutkan Shalat Tarawih dan Shalat Witir berjamaah. Selain karena ajaran Rasullulah SAW, hanya di Bulan Ramadhan lah Shalat Tarawih dan Shalat Witir dilaksanakan. Bulan Ramadhan tanpa melakukan hal ini ? Hambar ! Setahun sekali hanya bisa bertemu dengan Bulan Suci Ramadhan. Belum tentu tahun depan bisa bertemu lagi, umur manusia kan ga ada yang tau
4.    Pasar Wadai Dikotaku
Jika mulai memasuki bulan Ramadhan, kotaku, kota cantik Palangkaraya(mungkin dikota-kota lain juga) akan diadakan Pasar Wadai (Wadai=Kue). Maksudnya pasar wadai adalah pasar-pasar ini menjual aneka macam kue-kue tradisional, es buah , ataupun makanan. pasar ini dibuka dari jam 3 sore samapai malam hari. Uniknya, Pasar ini hanya ada selama bulan suci Ramadhan (29/30 Hari). Harga yang ditawarkan pun pas untuk kantong.
5.    Lomba memperbanyak Ibadah